Dosen MHES menjadi Delegasi Kehormatan dalam The International Federation of Training and Development Organizations (IFTDO) 2025

 

Surakarta, 16 Juni 2025, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan kiprah dosennya dalam lingkup intelektual global. Dr. Isman, M.H., dosen Magister Hukum Ekonomi Syariah (MHES), mendapat undangan sebagai delegasi kehormatan dalam diskursus kepemimpinan di era Gig Economy. Ia diundang secara langsung oleh The Jakarta Post untuk menghadiri The 51st IFTDO World Conference & Exhibition 2025 di Jakarta International Convention Center (17–19 Juni 2025), sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam kompetisi esai nasional bertema “Rethinking Work: Driving Sustainable Growth in the Digital Age.”

Kehadiran Dr. Isman di forum internasional ini tak lepas dari risetnya tentang urgensi mengedepankan “Leadership Agility” dalam lanskap kerja yang semakin cair dan terdisrupsi oleh teknologi. Dalam esainya, Dr. Isman menyoroti faktor-faktor kunci yang membentuk pemimpin tangguh di era Gig Economy mencakup pendekatan interdisipliner yang mencolok diantaranya regulasi berasis data sehingga pengembangan regulasi tidak tertinggal dari produk GIG Economy yang cenderung disruptive dan tidak mudah ditebak sehingga menyusun regulasi bukan sekadar insting.”

Dalam kesempatan yang sama, pihak The Jakarta Post melalui surat resmi bernomor 073/Srt-BMT/BNM/VI/2025, menyampaikan bahwa undangan ini merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi Dr. Isman M.H dalam essay competition, meskipun naskahnya kali ini belum masuk dalam daftar finalis. Dr. Isman M.H menjadi salah satu dosen/peneliti yang menerima undangan kehormatan tersebut. ungkap Margaretta Tiojakin
Direktur Marketing Harian The Jakarta Post.

Konferensi IFTDO 2025 sendiri merupakan kegiatan rutin dari pakar Human Capital Se-dunia yang terhimpun dalam organisasi The International Federation of Training and Development Organizations (IFTDO) didirikan di Jenewa, Swiss pada tahun 1972, dan kini bermarkas di Inggris sebagai organisasi nirlaba dan badan amal resmi. IFTDO memiliki misi untuk membangun jaringan global yang berkomitmen pada pengembangan dan transfer pengetahuan, keterampilan, serta teknologi untuk mendorong pertumbuhan pribadi, peningkatan kinerja, produktivitas dan pembangunan berkelanjutan. Anggota IFTDO terdiri dari konsultan independen, perusahaan multinasional, asosiasi profesional, universitas, hingga lembaga pemerintahan.

Kiprahnya yang luas menjadikan forum ini sebagai titik temu strategis bagi aktor-aktor penting dalam transformasi sumber daya manusia dan kepemimpinan global. Kehadiran Dr. Isman dalam forum ini menunjukkan pengakuan terhadap kontribusi intelektual UMS dalam wacana internasional yang tidak hanya teknokratis, tetapi juga sarat nilai kemanusiaan dan spiritualitas progresif.