Mahasiswa Magister Hukum Ekonomi Syariah UMS Raih Best Paper dan Best Presenter pada International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS) 2026

Surakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Magister Hukum Ekonomi Syariah (MHES) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam ajang internasional bergengsi. Pada kegiatan 6th International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS) yang diselenggarakan oleh Fakultas Studi Islam UMS pada tanggal 10–11 Februari 2026, dua mahasiswa MHES berhasil meraih penghargaan sebagai Best Paper dan Best Presenter.

Berdasarkan sertifikat penghargaan pada kegiatan tersebut, Jabbar Sambudi, S.E. meraih predikat Best Paper, sementara Muhammad Ramdhani Jihad, S.H. memperoleh penghargaan sebagai Best Presenter Konferensi internasional ini mengangkat tema “Religious Ethics in Times of Artificial Intelligence”, yang menyoroti pentingnya etika keagamaan dalam menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan.

Dalam forum ilmiah tersebut, Jabbar Sambudi, S.E. mempresentasikan artikel berjudul:
“Rekonstruksi Prinsip Etika Syariah dalam Pengembangan Artificial Intelligence pada Industri Keuangan Syariah”. Artikel ini mengkaji integrasi prinsip-prinsip maqashid syariah dalam tata kelola dan pemanfaatan teknologi AI di sektor keuangan syariah agar tetap selaras dengan nilai-nilai etika Islam.

Sementara itu, Muhammad Ramdhani Jihad, S.H. menyampaikan artikel berjudul:
“Tantangan dan Regulasi Hukum Ekonomi Syariah terhadap Disrupsi Artificial Intelligence di Era Digital”. Tulisan ini membahas urgensi penguatan regulasi dan kerangka hukum ekonomi syariah dalam merespons transformasi digital berbasis kecerdasan buatan. Penghargaan ini menjadi bukti nyata kualitas akademik mahasiswa Magister Hukum Ekonomi Syariah UMS dalam menghasilkan karya ilmiah yang relevan, inovatif, dan berdaya saing internasional. Capaian tersebut juga memperkuat komitmen program studi dalam mendorong pengembangan riset hukum ekonomi syariah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Semoga prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berkontribusi dalam pengembangan keilmuan Islam yang progresif dan solutif di tingkat global.