
Auckland, Selandia Baru, 10 Dzulhijjah 1447 H — Program Studi MHES melaksanakan silaturahim dengan Komunitas Muslim Indonesia di Auckland, Selandia Baru, dalam rangka memperkuat jejaring keumatan dan menjajaki peluang kerja sama program Muballigh Hijrah Internasional bagi warga Indonesia diaspora. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara Prodi MHES, komunitas Muslim Indonesia di Auckland, serta tokoh keagamaan setempat untuk membahas kebutuhan pembinaan keislaman bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri. Program Muballigh Hijrah Internasional diharapkan dapat menjadi salah satu ikhtiar untuk menghadirkan pendampingan dakwah, penguatan wawasan keagamaan, serta layanan spiritual yang relevan dengan kondisi diaspora Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Prodi MHES juga melakukan sharing ide dan wawasan bersama Shaikh Rafat, Imam Masjid Auckland University, Selandia Baru. Shaikh Rafat yang berkewarganegaraan Mesir memberikan pandangan mengenai dinamika kehidupan Muslim di lingkungan multikultural, khususnya di kawasan Auckland yang menjadi tempat tinggal berbagai komunitas Muslim dari banyak negara.Pertemuan ini membahas pentingnya kolaborasi lintas negara dalam memperkuat peran muballigh, terutama dalam menjawab kebutuhan umat Islam Indonesia di perantauan. Selain itu, dialog tersebut juga membuka peluang pengembangan program dakwah internasional yang adaptif, moderat, dan sesuai dengan konteks sosial masyarakat setempat. Silaturahim ini menjadi langkah awal Prodi MHES dalam memperluas jejaring internasional, khususnya dengan komunitas Muslim Indonesia di Selandia Baru. Melalui penjajakan kerja sama ini, Prodi MHES berharap dapat berkontribusi dalam penguatan dakwah, pendidikan Islam, dan pelayanan keagamaan bagi warga Indonesia diaspora di Auckland.
